AHLAN WA SAHLAN HUNAA....

Senin, 23 Desember 2013

Ini (sedikit) Tentang Ibuk (ku).

Liburan ini bisa ngapdet blog lagi... alhamdulillahh..
bacalah DENGAN NAMA Tuhanmu....
Ini (sedikit) Tentang Ibuk (ku).
Hari ini aku khususkan untuk orang terhebat di dunia. seorang yang paling berarti dan berjasa dalam hidupku. Seorang yang karenanya aku mengenal dunia. Karenanya pula aku menjadi laki-laki dewasa yang dapat menaklukkan jarak dan waktu. Kebaikannya takkan bisa terhitung dan pastinya takkan terbalas. Mataharipun tak sejajar dengannya, matahari hanya menyinari di siang hari, sedang dia siang malam berbaik hati. Ya, dialah ibuk. Malaikat tak bersayap yang Allah ciptakan untukku.
Sedikit yang ingin kuceritakan tentang ibuk di sini. Karena memang bukan niatku untuk menceritakan semuanya. Keterbatasan kosakata yang kumiliki sangat jauh dari semua hal tentang ibuk dan kebajikannya.
sile bace lengkapnye >>

Jumat, 01 Maret 2013

BAB 13: SHALAT JAMAK DAN QASAR

bacalah DENGAN NAMA Tuhanmu....

Pada bab 6 yang lalu di semester pertama telah dijelaskan tentang kewajiban melaksanakan shalat fardhu pada waktunya. Tidak boleh diawalkan dan tidak boleh diakhirkan. Sehingga, apabila ada orang yang mengerjakan 5 shalat fardu atau salah satu darinya di luar waktu yang sudah ditetapkan makan shalatnya tidak sah.
Namun demikian, Allah SWT masih memberi kemudahan dan kemurahan kepada kita dalam melaksanakan shalat, yakni di antaranya dengan cara jamak dan qasar, khusus bagi orang-orang dengan sebab-sebab tertentu yang telah ditentukan.
sile bace lengkapnye >>

Minggu, 24 Februari 2013

BAB 15 – BINATANG YANG HALAL DAN HARAM

bacalah DENGAN NAMA Tuhanmu....
Adab pertama dan utama yang harus dipenuhi oleh seorang muslim dalam hal mengkonsumsi makanan atau pun minuman sesuai yang telah ditetapkan oleh Islam adalah ‘memastikan status kehalalannya’; halal barangnya atau pun juga halal cara mendapatkannya.
Halal dan haram dalam Islam begitu mudah karena beberapa sebab;
sile bace lengkapnye >>

BAB 14 – DENDAM DAN MUNAFIK (AKHLAQ TERCELA)

bacalah DENGAN NAMA Tuhanmu....

I. DENDAM
1. Pengertian Dendam
Dendam adalah keinginan keras untuk membalas kejahatan seseorang. Orang sering menyebutnya dengan dendam kesumat, yaitu rasa dendam dan benci yang sangat mendalam.
Dendam merupakan perilaku yang dilarang oleh Allah swt. Sebaliknya, kita diperintahkan untuk menjadi orang yang pemaaf atas segala kezhaliman pada diri kita meskipun tidak dilarang juga membalas kezhaliman dengan kezhaliman yang serupa. 
Perintah memaafkan termaktub dalam surat An Nur ayat 22, Al A’raf ayat 199 dan Ali Imran ayat 133 – 134.

sile bace lengkapnye >>

Selasa, 19 Februari 2013

RANGKUMAN BAB-13, MAKAN DAN MINUM DALAM ISLAM

bacalah DENGAN NAMA Tuhanmu....

BAB 13 – ADAB MAKAN DAN MINUM
PENDAHULUAN
Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah swt yang telah menganugerahkan kepada segenap manusia syariat yang sempurna, Islam. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan keharibaan junjungan kita nabi Muhammad saw sebagai pembawa risalah sempurna dan penutup para rasul hingga akhir zaman.
Sebagai agama sempurna bagi seluruh manusia, Islam tidak menyisakan sedikit pun permasalahan mereka tanpa adanya petunjuk dan bimbingan dari Allah baik untuk kehidupan di dunia, hingga ke akhirat nanti.
Segala macam persoalan kehidupan telah Allah gariskan dalam Islam. Dari yang paling kecil, hingga yang paling besar, dari yang paling ‘remeh’ hingga yang paling penting, dalam cakupan yang paling sempit hingga yang paling luas baik secara umum maupun secara khusus dan detail.
sile bace lengkapnye >>

Senin, 28 Januari 2013

Rangkuman PAI Bab 12 kelas VIII

bacalah DENGAN NAMA Tuhanmu....

(Iman kepada Rasul)

Rasul menurut bahasa berarti utusan sedang menurut istilah adalah orang yang diberi wahyu oleh Allah berupa suatu perintah (syariat) tertentu untuk disampaikan kepada umatnya.
Jadi, beriman kepada Rasul adalah meyakini dalam hati bahwa Allah mengirim para utusan sebagai penyampai syariat (perintah dan larangan) dari Allah untuk kaumnya yang dipilih dari golongan mereka sendiri.
Dengan perngertian di atas, maka ada perbedaan antara nabi dan rasul yaitu sebagai berikut;
sile bace lengkapnye >>

Jumat, 25 Januari 2013

Makan dan Minum Berdiri; Tidak Haram Memang, tapi Masihkah Kita Mau Melakukannya?!

bacalah DENGAN NAMA Tuhanmu....
Mungkin kita sering makan dan minum berdiri tanpa merasa adanya dampak negatif pada tubuh kita yang kita rasakan secara langsung. Perasaan, kita masih 'sehat wal afiyat' meskipun keseharian kita tetap makan dan minum berdiri. Kita masih bisa bercanda gurau, masih bisa berlari dan berjalan dengan santai tanpa adanya rasa sakit yang mengganggu kita... Sungguh, makan dan minum berdiri tak ada dampak negatif bukan???! 
Namun, sudahkah kita memastikan hal tersebut benar adanya? apakah perasaan yang kita rasakan itu bisa dibuktikan secara ilmiyah terlebih dalam ilmu kedokteran atau kesehatan?? singkatnya, pernahkan kita bertanya kepada seorang dokter, atau seorang ahli kesehatan tentang hal tersebut?? TERLEBIH, sudahkah kita memperhatikan tingkah laku ini (makan dan minum berdiri) dari sisi agama atau pun norma sosial?? 
Mari sejanak kita menambah wawasan sehingga amal perbuatan yang kita lakukan penuh makna dan bermanfaat dengan landasan ilmu yang benar, bukan karena ditegur orang tua, guru atau karena paksaan-paksaan yang lain... 
sile bace lengkapnye >>

Kamis, 10 Januari 2013

Sejarah Nabi Muhammad di Madinah (materi PAI kelas VIII)

bacalah DENGAN NAMA Tuhanmu....

POKOK PEMBAHASAN
A. Nabi Muhammad SAW Membangun Ekonomi Masyarakat
B. Meneladani Perjuangan Nabi dan Para Sahabat di Madinah

A. Nabi Muhammad SAW Membangun Ekonomi Masyarakat di Madinah

Jika kita memperhatikan dengan seksama sirah (perjalanan hidup) Nabi Muhammad SAW serta apa yang beliau hasilkan dalam membentuk sebuah sistem ekonomi yang begitu sempurna_sistem ekonomi Islam_, tentulah kita semua akan sepakat bahwa beliau sangatlah berhak mendapatkan NOBEL penghargaan dalam segi pembangunan sistem Ekonomi.
Sejarah mencatat bagaimana nabi Muhammad telah berhasil menemukan dan menggagas sebuah sistem mutakhir dan sangat berguna hingga saat ini bagi kehidupan manusia di saat dunia tersibukkan dengan sistem-sistem ekonomi konvensional yang telah eksis kala itu.

sile bace lengkapnye >>

Jumat, 24 Agustus 2012

bacalah DENGAN NAMA Tuhanmu....
(PUISI - SAJAK - PROSA)

DAWAI SEPI
sebait kata tak terucap
seutas benang tak terajut 
begitulah kisah di balik kisah ini, 
memalsu hari menipu waktu 
padahal hari dan waktu pasti akan tahu 
dan, pasti akan terus berlalu... 
meninggalkanmu yang tak mau beranjak
di kala dawai sepi melenakkan rasa 
di kala sinphoni sendiri menyenangkan hati 
jangan pernah merasa, hanya dirimu yang akan tahu
sebab akan selalu ada sisi lain yang merekammu
kata-kata yang kau simpan, tak akan berbuah harapan
dan niat yang kau urungkan, tak akan melahirkan perbuatan
=== DAWAI SEPI#1

sile bace lengkapnye >>

Kamis, 12 April 2012


Alkisah di negeri Apel, ada seorang anak sedang menangis memohon kepada Tuhan agar ia dapat menghasilkan apel yang banyak, ia berkata; "Ya Tuhan, aku mohon kepadaMu dengan setulus hatiku, aku mohon berikan Apel yang berlimpah kepada kami... Tuhan kabulkanlah permohonanku ini.... " 
sile bace lengkapnye >>

Sabtu, 26 Maret 2011

REVISI: DAFTAR BEBERAPA PRODUK MAKANAN HARAM ATAU DIRAGUKAN KEHALALANNYA BERDASARKAN SYARIAT ISLAM

Last edited : 25th March, 2011

Saat ini, di pasaran banyak beredar produk (dan bahan baku penyusun) makanan, obat, kosmetika yang diragukan kehalalannya menurut syariat Islam. Apabila mengacu pada beberapa ayat dalam Kitab Suci Al Qur’an (QS. 2 : 219, 2 : 172-173, 5 : 3, 5 : 90, dll) dan Hadis Nabi SAW, maka beberapa di antaranya dipastikan jelas-jelas haram.
Beberapa produk dan atau bahan baku (ingredient) penyusun produk makanan, obat, dan kosmetika tersebut di antaranya adalah :
sile bace lengkapnye >>

Panduan Halal-Haram Ingredient Makanan-Minuman

Oleh :
Nanung Danar Dono, S.Pt., MP.
PhD student at the College of Medical, Veterinary and Life Sciences
University of Glasgow, Scotland, UK

Last edited : 20th March, 2011

Industri pangan telah berkembang dengan sangat pesat. Saat ini makanan tidak lagi hanya sekedar direbus, dikukus, dan digoreng saja, namun juga diolah dengan berbagai bahan baku (ingredients) yang beraneka ragam. Untuk meningkatkan kualitas, penampilan, masa simpan, rasa, serta aroma, para praktisi pengolahan produk pangan menggunakan bahan baku (utama) dan bahan tambahan pangan (BTP), seperti : penyedap, pemanis, pengemulsi, pengembang, pewarna, pelapis, pelembut, pencegah penggumpalan (anti-caking agent), dll.

sile bace lengkapnye >>

Selasa, 22 Maret 2011

Tentang E102 atau TARTTRAZINE atau Bahan Pengawet

Topik kesihatan kita pada kali ini adalah berkenaan dengan bahan pengawet yang sangat meluas digunakan di dalam teknologi bahan makanan kita sehari-hari, terutama di dalam makanan yang tidak tahan lama seperti roti, kek, minuman jus (tin dll), dan banyak lagi makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

TARTRAZINE juga boleh dikenali dengan kod E 102 adalah pewarna tiruan yang ada di dalam makanan kita
sile bace lengkapnye >>

DAFTAR BEBERAPA PRODUK MAKANAN HARAM ATAU DIRAGUKAN KEHALALANNYA BERDASARKAN SYARIAT ISLAM

 artikel ini ana kopas dari catatan teman FB ana; http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150115199621811
=================================================================

Saat ini, di pasaran banyak beredar produk (dan bahan baku penyusun) makanan, obat, kosmetika yang diragukan kehalalannya menurut syariat Islam. Apabila mengacu pada beberapa ayat dalam Kitab Suci Al Qur’an (QS. 2 : 219, 2 : 172-173, 5 : 3, 5 : 90, dll) dan Hadis Nabi SAW, maka beberapa di antaranya dipastikan jelas-jelas haram.
Beberapa produk dan atau bahan baku (ingredient) penyusun produk makanan, obat, dan kosmetika tersebut di antaranya adalah :

sile bace lengkapnye >>

Jumat, 08 Oktober 2010

Iman kepada para Malaikat


                 Termasuk di antara Rukun-rukun Iman yang enam adalah beriman kepada Malaikat. Yaitu, keimanan kita secara jazm (percaya sepercaya-percayanya) dengan adanya malaikat. Makhluq Allah yang mulia-mulia itu. Yaitu, mengimani keberadaan mereka, nama-nama mereka, Ibadah mereka, ketaatan mereka, tugas-tugas mereka, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan mereka.
Namun, tidak dapat di pungkiri malaikat adalah termasuk dari makhluq-makhluq gaib yang apabila kita mencoba untuk ‘mengejarnya’ dengan mata dan akal kita yang kasat, tentunya merupakan sesuatu yang tidak mungkin. Bahkan hal itu bisa jadi mengganggu kemurnian iman kita kepada para malaikat.
sile bace lengkapnye >>

Rabu, 18 Agustus 2010

kadang kita bukanlah lupa... tapi terlalu malas mengingat....

:)
fadzakkir, innamaa anta mudzakkir,,,,
 fadzakkir, in nafa'atidz dzikraa...
sile bace lengkapnye >>

Memaknai Kemerdekaan Lewat Ramadhan

Merdeka menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti bebas dari penghambaan, penjajahan, dan sebagainya; berdiri sendiri, tidak terkena atau lepas dari tuntutan, tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu, atau leluasa. Dalam bahasa Arab, merdeka di sebut dengan al hur, yang artinya bebas tanpa ada kungkungan dan ikatan, bebas dari perbudakan, bebas memilih, bebas beraspirasi, bebas menjalani hidup dan mendapatkan hak dan kewajiban sebagaimana mestinya. Jadi, Merdeka berarti bebas dari penjajahan, bebas dari tahanan, bebas dari kekuasaan, bebas intimidasi, bebas tekanan, dari nilai dan budaya apapun itu yang mengungkung diri kita.

Setiap bayi yang lahir di dalam islam adalah merdeka. tidak ada ikatan apapun yang mengungkung dan mengikatnya kecuali ikatan perjanjiannya dengan Sang Penciptanya yaitu Allah. Bahkan, orang tuanya pun tidak berhak untuk mengganggu kemerdekaannya. Namun, seiring waktu dan bertambahnya usia, orang tuanya, lingkungan sekitar, dan bahkan dirinya sendiri mulai menjajah kemerdekaan yang sudah di berikan Allah kepadanya. sehingga akhirnya, lahirlah penjajah dan penjajahan... 
Pada dasarnya, setiap penjajahan dan perbudakan dimuka bumi ini, berawal dari penjajahan diri sendiri, seseorang memperbudak orang lain, karena sifat angkuh dan pongahnya serta merasa berhak atas orang lain telah menjajah dirinya sendiri,sebuah bangsa menjajah bangsa lain, karena bangsa itu dijajah ideologi, ambisi, dan obsesi bangsa itu sendiri... dan seorang anggota dewan melakukan 'penjajahan' pada rakyatnya sendiri, karena telah dijajah oleh ketamakan dan ambisi yang telah bercokol dalam dirinya sendiri...
Namun di sisi yang berlawanan, perlu benar-benar disadari bahwa setiap orang dilahirkan dalam keadaan merdeka, maka, oleh karena itu PENJAJAHAN DIATAS DUNIA HARUS DIHAPUSKAN... karena tidak sesuai dengan norma-norma dan fitrah dasar manusia...
Umar bin Khattab berkata dengan perkataannya yang mensejarah;
متى استعبدتم الناس وقد ولدتهم أمهاتهم أحرارا...
"sejak kapan engkau memperbudak manusia, sedangkan ibu-ibu mereka telah melahirkan mereka dalam keaadan merdeka." 


Sejatinya, di satu sisi kemerdekaan sejati adalah seperti yang diungkapkan saayid qutub ketika masa-masa pengasingannya dalam penjara...
akhi anta hurrun waraa-as sudud.. akhi anta hurrun bitilkal quyud..
idza kunta billahi mu'tashiman.. fa
maadza yudhiiruka qoydhul 'abiid..
أخي أنت حر وراء السدود... أخي أنت حر بتلك القيود
إذا كنت بالله معتصما.... فماذا يضيرك قيد العبيد؟

akhi, engkau (tetap) merdeka (walaupun) di balik jaruji.... akhi engkau merdeka walau dengan belenggu-belenggu itu..
jika engkau senantiasa berpegang teguh pada (ajaran) Allah.... maka belenggu hamba tak akan mengganggumu...


Ramadhan mendidik kita untuk menjadi pribadi-pribadi yang merdeka, merdeka dari penjajahan tirani-tirani syaithoni dan duniawi, merdeka dari belenggu syahwat, maksiat, dosa, akhlaq tercela, dan segala macam penjajahan dimuka bumi ini. Benar-benar merdeka dengan Allah Sang Pencipta kita sebagai Tuhan dan sembahan kita. Tak ada yang dapat mengganggu kemerdekaan kita sebagai seorang pemimpin di muka bumi ini. kemerdekaan dan kebebasan yang tak terbatas selain dengan kemerdekaan dan kebebasan orang lain. sebab kebebasan tidak boleh menjajah kebebasan yang lainnya.
Dengan tarbiyah ramadhan, islam mendidik setiap individu merdeka, sehingga apabila s
etiap individu merdeka, maka akan terbangun bangsa yang benar-benar merdeka....
MERDEKA!!!


sile bace lengkapnye >>

Senin, 09 Agustus 2010

Ramadhan (Honest Month) I love you

Ada sebuah cerita berhikmah bahwa suatu ketika Imam Hasan Al Bashri Rahimahullah mendekati seorang anak yang sedang menggembalakan puluhan domba milik majikannya. Sang imam membujuk agar anak itu bersedia menjual seekor domba gembalaannya kepadanya untuk menguji kejujurannya. 
Namun sang anak gembala yang tidak mengetahui kalau pria itu adalah Imam Hasan Al Bashri menolaknya dengan alasan bahwa domba-domba itu bukan miliknya. Hasan Al Bashri terus membujuk dengan berkata, “Bukankah majikanmu tidak akan mengetahui kalau dombanya dijual satu ekor saja.”
Sang anak gembala pun menjawab, “Memang majikan saja tidak tahu, tapi Allah yang berada di atas langit sana pasti maha mengetahuinya.” Ia pun menunjuk ke arah langit. Melihat kejujuran anak gembala itu, sang Imam terkesima lalu memeluk dan menciumi kepala anak itu. Bahkan dalam sebuah riwayat beliau juga berdoa bagi kebaikan anak gembala itu. 
Kalau kita renungkan sejenak, kejujuran seperti yang dimiliki anak tersebut bisa dikatakan sangat langka. 
Bahkan saat ini negara kita sulit mencari manusia-manusia yang memiliki sifat mulia seperti ini. Hal itu dapat diukur dari semakin maraknya praktek korupsi, kolusi, manipulasi, dan budaya ‘mark-up’ di negeri ini.
Kejujuran merupakan salah satu sifat utama yang harus dimiliki orang-orang beriman. Begitu pentingnya sifat mulia itu, sehingga tidak kurang dari 145 kali disebut dalam Al Quran. di antaranya firman Allah yang berbunyi; 
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
"wahai orang-orang yang beriman, bertakwala kamu sekalian kepada Allah swt. dan jadilah kalian bersama orang-orang yang jujur."
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam pun memerintahkan umatnya untuk berbuat jujur sebagaimana sabdanya : 
وإياكم والصّدق فإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا
“Hendaklah kalian berlaku jujur karena sesungguhnya kejujuran itu mengantarkan kepada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan itu mengantarkan (pelakunya) ke syurga,” (HR Bukhari).
Imam Hasan bin Ali pernah ditanyakan oleh seorang sahabat; 
ما حفظتَ من رسول الله صلى الله عليه و سلم ؟ قال حفظت من رسول الله صلى الله عليه و سلم دع ما يريبك إلى مالا يريبك فإن الصدق طمأنينة وإن الكذب ريبة
"apakah yang kau hafal (pelihara) dari Rasulullah saw? saya hafal dari Rasulullah saw. tinggalkan apa yang meragukanmu pada apa yang tidak meragukanmu, kejujuran adalah ketenangan sedangkan kebohongan adalah keragu-raguan.?"
Puasa dan kejujuran adalah dua kata yang berbeda namun memiliki persamaan mendasar terkait dengan implementasi antara keduanya, bahkan yang satu merupakan bagian yang lain. 
Seorang ulama menyatakan bahwa hakikat kejujuran ialah mengatakan sesuatu dengan apa adanya di tempat (situasi) yang tidak ada yang dapat menyelamatkannya kecuali kedustaan. 
Ketika kita berpuasa, tidak dapat dipungkiri bahwa akan begitu banyak kesempatan untuk tidak jujur. Mulai dari yang bersangkutan dengan makan dan minum hingga yang paling spele namu paling berat kita tinggalkan yaitu berkata dusta atau bohong. 
Ibadah puasa yang kita laksanakan pada bulan Ramadhan merupakan sarana untuk melatih kita berbuat jujur. Sebab hanya kita sendiri dan Allah SWT lah yang mengetahui bahwa kita benar-benar berpuasa atau tidak.
Ketika kita puasa tidak ada ustadz/ah yang mengawasi kita atau penilik yang menilai puasa kita, atau mungkin intelijen yang memata-matai kita. Setiap orang bebas dan bersifat pribadi antara Allah SWT dan dia. Allah swt berfirman dalam Hadits Qudsiy; 
الصوم لي وأنا أجزي به يدع شهوته وأكله وشربه من أجلي... 
“(ibadah) Puasa itu adalah untukku, dan Akulah yang akan membalasnya, dia (orang yang berpuasa) meninggalkan hawa nafsunya; makan dan minumnya karena Aku....” 
apabila ditinjau dari sudut psikis Hadits Qudsi di atas mengarahkan kita kepada perasaan selalu bersama Allah swt. (Muraqabatullah). jadi orang yang berpuasa akan senantiasa merasa bahwa puasanya itu hanya untuk Allah meskipun tidak ada orang yang mengetahui apakah ia berpuasa. ini adalah motivasi kejujuran paling tinggi dari seluruh motivasi yang ada. 
di sisi lain, puasa yang dimaksudkan dalam Islam bukanlah sekedar menahan dari lapar dan dahaga ataupun bergaul dengan istri saja. Namun ia adalah suatu ibadah yang hampir seluruhnya berkaitan dengan kesabaran dan kejujuran. Puasa secara khusus mengarah kepada terapi dan pendidikan dalam rangka mendapatkan kedua sifat yang berasal dari hati ini. Oleh karena itu, Rasulullah saw, bersabda;
كم من صائم ليس له من صومه إلا العطش والجوع...
“Banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali haus dan lapar.” (al hadits shahih)
Dapat dipahami dari hadits ini, bahwa puasa orang yang hanya menahan diri dari dahaga dan lapar adalah sia-sia dan tidak ada gunanya. Yang ia dapat hanyalah rasa lapar dan dahaga karena tidak makan seharian. Sedangkan hakikat puasa belum ia dapatkan. 
Memang secara hukum puasa yang ia lakukan tidak batal (dalam arti fisik) ketika berbuat dusta, namun ibadah puasanya telah rusak, artinya ia tidak mendapatkan pahala, meskipun ia telah merasakan haus dan lapar saharian. 
Dari Abi Ubaidah RA. “Saya mendengar Rasulullah bersabda, ‘Puasa adalah perisai selama yang bersangkutan tidak merusak’. Lalu ada yang bertanya, ‘Dengan apa merusaknya?’ Jawab Rasulullah SAW. ‘Dengan berbohong atau bergunjing’” Hadits riwayat An Nasa’i, Baihaqi, Ibnu Huzaimah, dan Tahbrani.

Ada cerita masyhur lagi yang disebutkan Al Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumudin dalam bab Muraqabatullah, tentang ulama besar yang memiliki begitu banyak santri yang belajar kepadanya. Dari sekian banyak santri itu, ternyata bapak Kyai ini sengat perhatian kepada satu orang santri yang tidak diketahui asal-usulnya dan bagaimana keluarganya. Ia sangat mencintai dan menyayangi murid ini sehingga menimbulkan pertanyaan dan keirian hingga pada ustudz-ustadz senior yang lain. 
Setelah begitu banyak protes dan masukan dari penduduk pesantren, karuan ja, ada yang bilang pak Kyai pilih kasih, pak kyai tidak adil, pak kyai begini... pak kyai begitu.... bermacam-macam perkataan yang tidak pantas diucapkan kepada seorang guru telah banyak didengar oleh sang kyai bijaksana ini. 
Maka bukannya marah, akan tetapi sang kyai mengumpulkan seluruh civitas pesantren kemudian mengumumkan di depan mereka; 
"Aku telah banyak mendengar hal-hal yang kalian ucapkan tentang diriku. Pesanku yang perlu kalian ingat sebagai penuntut ilmu, baik santri maupun ustadz, adalah bahwa perkataan-perkataan seperti itu tidaklah pantas kalian ucapkan kepada seorang guru. 
Kemudian apabila kalian mempertanyakan perlakuanku terhadap si fulan, dan penghususannya di mataku dari santri dan ustadz yang lain, maka hari ini aku akan membuktikan kepada kalian mengapa aku berbuat demikian..."
"Ketahuilah, bahwa hari ini aku ingin mengadakan sayembara yang akan menjadi bukti siapa yang lebih utama di antara kalian. sayembara ini adalah sayembara menyembelih ayam. tidak begitu istimewa. tapi aku hanya minta satu persyaratan, yaitu kalian harus menyembelih ayam-ayam ini tanpa ada yang melihat kalian menyembelihnya." 
maka dibagikanlah ayam-ayam beserta pisaunya kepada setiap satri dan ustadz..... 
ada yang pergi ke gunung, gak ada orang langsung sikat. ada yang pergi kelaut, gak ada orang langsung sikat, ada yang pergi ke kamar mandi, dan lain sebagainya..... 
selang beberapa jam, datanglah para santri dan ustadz dengan membawa ayam yang sudah mati disembelih. namun tidak seperti yang disangka para santri dan ustadz lainnya, santri kesayangan kyai tidak menyembelih ayam yang ia bawa. semua terheran dan bertanya-tanya. bahkan ada yang mengatakan. "huh,,, itu kah santri istimewa? menyembelih ayam aja gak bisa, gimana bisa jadi kyai ntar...? 
pada saat yang bersamaan ternyata sang kyai hanya tersenyum kecil. Ternyata, keputusan sang anak pilihan seperti yang ia perkirakan sebelumnya bahwa anak itu tidak dapat menyembelih ayam itu. tapi bukan kerena tidak bisa, tapi karena ia tidak dapat memenuhi syarat untuk menyembelih ayam itu, ia tidak dapat menemukan tempat yang tidak ada satu pun yang tidak melihatnya......
santri itu ditanya kenapa dia tidak menyembelih ayam itu? ia menjawab "ketahuilah, bahwa aku sudah mencari tempat yang tidak ada satupun yang dapat melihat aku menyembelih ayam ini. aku pergi ke gunung, laut, kamar, gua, hutan, sungai, di balik batu dan tempat lain yang kalian pasti tidak sanggup mengetahuinya, tapi aku tetap merasa bahwa Allah selalu melihatku. jadi aku putus asa dan tidak bisa memenuhi sayembara yang dipesankan bapak Kyai......? 
SUBHANALLAH....! BEGITULAH KEJUJURAN YANG DILANDASI DENGAN MUROQABATULLAH...... kejujuran yang terlahir dari ma'iyyatullah, kejujuran yang muncul karena perasaan selalu bersama Allah yang Maha Melihat lagi Maha Mengetahui... 
semoga di bulan suci Ramadhan ini ini kita dapat senantiasa merasa bahwa Allah swt. selalu mengawasi kita.....



Dari Abi Ubaidah RA. “Saya mendengar Rasulullah bersabda, ‘Puasa adalah perisai selama yang bersangkutan tidak merusak’. Lalu ada yang bertanya, ‘Dengan apa merusaknya?’ Jawab Rasulullah SAW. ‘Dengan berbohong atau bergunjing’” Hadits riwayat An Nasa’i, Baihaqi, Ibnu Huzaimah, dan Tahbrani.
sile bace lengkapnye >>

Dari Sisi Renunganku

Ada seorang anak bartanya kepada bapaknya.
Anak       : Ayah,, katanya bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi dari Kesturi ya yah?!
Bapak     : iya nak, itu kata Rasulullah saw.
Anak       : memangnya kenapa yah? perasaan mulut ade bau banget deh yah...?
Bapak     : Ade udah gosok gigi?
Anak       : Udahh... tapi tetep bau yah...
Bapak     : khan wangi menurut Allah ade.....
Anak       : oohh... berarti Allah beda ya sama ade... kok bau dibilang wangi..?
Bapak     : Anakku,,,, mulut orang yang berpuasa itu wangi karena dia tidak pernah mengotori mulutnya dengan 

                kedustaan, kebohongan, perkataan kasar dan jorok, dan hal-hal yang dilarang oleh Allah ketika dia 
                berpuasa. makanya meskipun ia bau, tetapi sejatinya ia begitu wangi dan suci anakku... camkan itu 
                baik-baik.. ayah menyayangimu nak....
Anak       : Ade juga sayang ayah
ولخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك
"dan sungguh bau mulut orang yang berpuasa itu lebih wangi dari wangi kesturi menurut Allah swt..."
sile bace lengkapnye >>

Minggu, 08 Agustus 2010

Renungkan dan amalkan

Kawan, ketika kesempatan yang ada tidak sebaik mungkin kau manfaatkan, maka bersegera memikirkan kata terbaik untuk SELAMAT TINGGAL yang kusarankan. Sebab, setelahnya engkau tidak akan pernah bertemu lagi dengannya walau hanya untuk mengatakan dua kata singkat itu.


Hidup di dunia hanya sekali, begitu pula setiap kesempatan yang kita punya selama bahtera kehidupan ini belum berhenti. tak pernah ada kesempatan yang terulang. sehigga kata yang paling banyak kita dengar adalah 'masih terlalu pagi' dan 'sudah terlalu petang'. penyesalan selalu datang pada waktu yang tepat namun yang disesalkan selalu terlambat. sungguh beruntung orang-orang yang memikirkan dunia untuk akhirat bukan memikirkan bagaimana lari dari akhirat...


Kawan, kini telah tiba saatnya kita katakan 'selamat tinggal'. Walau takut kita melangkah, namun tetap jangan pernah kita menyerah. Bukan kelemahan kita dalam menghadapi persoalan yang tersalah, namun kesalahan kita karena lari dari masalah. Sungguh jika setiap pengambil keputusan harus disalahkan, maka yang paling bersalah adalah orang yang menyalahkan. Sungguh orang besar adalah orang kecil yang berusaha memikul beban besar, dan orang kecil adalah orang yang tidak pernah memikul apa pun walaupun hanya sekedar sesuatu yang kecil. 


Kawan, SELAMAT TINGGAL aku katakan, karena aku takut kau tinggalkan. aku harap di sana kau tak akan merindukan apa yang akan ku rindukan. sungguh jika engkau merasakan apa yang aku rasakan, niscaya pertemuan tak kan berujung perpisahan...... 


Kawan, ingat selalu pesan ibu kita, KESELAMATAN MANUSIA TERGANTUNG BAGAIMANA IA MENJAGA LISAN. maka kuharap pesan ini tidak kau tinggalkan hingga engkau dipulangkan. Ingatlah kawan, sejak kita dilahirkan, begitu banyak orang yang mengajarkan kita akan faedah lisan. tak ada satupun yang mengajarkan kita tentang keburukan. Ayah-ibu kita selalu aa ii tak kenal bosan, agar kita tak asing dengan perkataan. 


Ingat pula kawan, ketika mereka melihat kita mulai mengeja kata, komat kamit kita berusaha dan terbata, namun semua itu tetap menjadi buah bahagia, bagi mereka yang telah mengajarkan kata, bahwa kita sudah berusaha. tak mengapa... karena mereka memiliki harapan, lidah kita kelak akan menoreh kebenaran.


Namun kawan, coba kembali renungkan, ketika kata kasar dan jorok kita lontarkan, yang tak satupun dari kata itu yang mereka ajarkan. sungguh bukanlah kata itu yang mereka harapkan, kemudian mungkin mereka akan menanyakan, dari mana kita belajar kata-kata yang tidak sopan....


kawan, sungguh sekarang aku hanya ingin mengingatkan, karena seorang kawan tak akan pernah merasa rela sahabatnya terpleset diperjalanan, maka doakan aku juga kawan....


SELAMAT TINGGAL KAWAN.....


engkau coretan indah di setiap lembar kisah yang tak akan pernah lapuk di ujung relung penuh gelisah...
sile bace lengkapnye >>